SYARIAH

Rahasia Dibalik Tidur Siang

Oleh : Aminudin ( Wartawan )

  • Tidur siang atau biasa disebut dengan Qailulah adalah salah satu sunnah atau kebiasaan Rasulullah SAW dab para sahabatnya beberapa abad yang silam.

Asal kata dari qailullah adalah قال يقيل قيلاyang artinya :

القيلولة نومة نصف النهار

“Qailulah adalah tidur pada pertengahan siang”.

Sedangkan ulama yang lain memaknai Qailulah tidak harus tidur, istirahat sejenak di waktu siang termasuk ke dalam bagian Qailulah.

Ulama berbeda pendapat mengenai waktu Qailula. Sebagian ulama seperti Imam Asy Syarbini al-Hanbali berpendapat bahwa waktunya beberapa saat sebelum zawal (masuknya dzuhur).

Sedangkan umumnya ulama menguatkan Qailulah setelah waktu dzuhur. Dalilnya adalah sebuah riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu ia berkata :
كَانُوا يُجَمِّعُوْنَ ثُمَّ يَقِيْلُوْنَ

“Mereka (para sahabat) dahulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian tidur Siang.”(HR. Bukhari)

Selain hari Jumat, waktu terbaik untuk melakukan tidur siang sesaat adalah menjelang tergelincirnya matahari atau sebelum waktu zuhur tiba. Waktu ini telah disepakati oleh kalangan ulama Syafiiyah.

Baca Juga  Memulai Kesantunan  yang Lembut pada Anak Sejak Kecil

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Nihayatuz Zain :

ويسن للمتهجد القيلولة، وهي النوم قبل الزوال،وهي للمتهجد بمنزلة السحور للصائم

“Disunnahkan bagi orang yang biasa melakukan shalat tahajud untuk tidur siang sesaat, yaitu tidur sebelum matahari tergelincir. Manfaat tidur Qailulah bagi orang yang biasa melakukan tahajud sama seperti manfaat sahur bagi orang yang berpuasa.”

Juga sebagaimana disebutkan oleh Imam Syaikh Syarbini dalam kitab Al-Iqna’ berikut:

ويسن للمتهجد القيلولة وهي النوم قبل الزوال وهي بمنزلة السحور للصائم لقوله صلى الله عليه وسلم استعينوا بالقيلولة على قيام الليل

“Disunnahkan bagi orang yang biasa melakukan shalat tahajud untuk tidur Qailulah, yaitu tidur sebelum matahari tergelincir. Manfaat tidur Qailulah bagi orang yang biasa melakukan tahajud sama seperti manfaat sahur bagi orang yang berpuasa. Ini berdasarkan hadis Nabi SAW : ‘Minta bantulah kalian dengan tidur Qailulah agar bisa bangun malam.”

Baca Juga  Bersilaturahmi di Masa Pandemi

Sementara pada hari Jumat, maka waktu terbaik untuk tidur siang adalah setelah melakukan shalat Jumat di masjid. Pada hari Jumat, tidur siang tidak dianjurkan dilakukan sebelum matahari tergelincir karena dikhawatirkan akan ketinggalan shalat Jumat.

Ada empat alasan utama mengapa kita harus tidur siang selama 30 menit minimal tiga kali seminggu.

1. Mengurangi stres. Orang Eropa dan Amerika Latin yang suka tidur siang hidupnya lebih santai. Pada tes untuk melihat tingkat stres, mereka biasanya mendapat nilai lebih baik dari pada orang dari Amerika Utara.

2. Risiko penyakit jantung terbukti sangat berkurang dengan tidur siang secara teratur selama 30 menit sehari.

3. Memperkuat kemampuan memperhatikan hal-hal yang kecil dan membuat keputusan penting.

4. Solusi bagi mereka yang ingin terus energik, bersemangat, kuat dan fit.

5. Bekerja lebih kreatif.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close