MOZAIK

Indahnya Hidup Bila Kita Mau Bersyukur

Oleh aminuddin  [ Wartawan ]

“DAN sesungguhnya telah kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu : “Bersyu kurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak ber syukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS Luqman: 12).

BERSYUKUR itu indah dan penuh berkah. Karena siapa yang bersyukur akan mendapat keuntungan dunia dan akherat.

Nabi SAW bersabda : “Empat macam siapa yang bersyukur akan mendapat keuntungan dunia dan akherat: Lidah yang selalu berzikir, hati yang selalu bersyukur, badan yang selalu sabar, dan isteri yang mukminat shalehah.”

Abullaits Assamarqandi berkata, sesung guhnya syukur itu ada dalam tiga ma cam:

– Pertama, jika menerima nikmat maka ingat lah kepada yang memberi untuk memuji padanya.

– Kedua, ridha dan puas terhadap nikmat yang kau terima.

– Ketiga, selama manfaat nikmat itu te rasa padamu maka jangan engkau pergunakan untuk maksiat.

Nabi SAW bersabda :

Baca Juga  Rezeki Selalu Ada Alamat Tepat

“Saya kagum terhadap seorang mukmin, karena segala kejadian baginya menjadi baik, jika mendapat nikmat lalu bersyu kur, maka lebih baik baginya, dan jika ditimpa bahaya lalu sabar, maka lebih baik baginya.”

Allah SWT berfirman :

“Mengapa Allah akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (QS 4:147).

Allah SWT mensyukuri hamba-hamba-Nya : memberi pahala terhadap amal-amal hamba-Nya, memaafkan kesalahan nya, dan menambah nikmat-Nya.

Maimun bin Mahram dari Ibnu Abbas dia berkata, sesungguhnya Allah SWT menja dikan makhluk pilihannya, yaitu bila mere ka merasa berbuat baik merasa gembira, jika berbuat salah segera meminta am pun, bila mendapat nikmat bersyukur dan jika mendapat bala’ mereka sabar.

Dalam Surah Al-Waaqi’ah (63-74, Allah SWT berfirman :

“Maka terangkankah kepadaku tentang yang kamu tanam?”

“Kamukah yang menumbuhkannya atau kah Kami yang menumbuhkannya?”

“Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang.”

“(Sambil berkata) : “Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian, bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.”

Baca Juga  Beramallah Engkau Untuk Dua Dunia

“Maka terangkankah kepadaku tentang air yang kamu minum.”

“Kamukah yang menurunkannya dari aw an ataukah Kami yang menurunkan?”

“Kalau Kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?”

“Maka terangkankah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu)?”

“Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kami kah yang menjadikannya?”

“Kami menjadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.”

“Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar.” (QS Al-Waaqi’ah : 63-74)

Syukur dan memuji Allah SWT, kata Huj jatul Islam, Imam Al-Ghazali, memiliki nilai yang sangat besar dan mengandung banyak manfaat, harus tetap dipegang teguh. Jangan sampai dilupakan.

Karena syukur dan memuji Allah itu iba rat permata yang mahal harganya dan nilai kebahagiaan yang agung.

 

Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk, anugerah dan rahmat-Nya kepada kita. Amin.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close