SYARIAH

Bersilaturahmi di Masa Pandemi

Oleh Aminuddin
(Wartawan)

Wahai saudaraku …

MESKI saat ini kita masih dalam kondisi Pandemi, silaturahmi sesama kita hen daknya tidak terhenti. Harus tetap berja lan. Tidak saling mendatangi rumah sa nak kerabat dan handai tolan, lewat tele pon dan medis sosial pun bisa.

Karena dengan kita bersilaturahmi ba nyak hal yang kita dapatkan. Kita bisa berbagi kesenangan dan juga kesusah an. Saling menghibur dan menguatkan satu sama lain.

Selain tentunya umur kita dipanjangkan dan rezeki diluaskan. Sebab, orang yang menyambung silaturahmi atau kekeluar gaan hatinya akan merasa senang dan kesenangan yang didapatkan akan mem pengaruhi tubuhnya. Dia akan semakin giat bekerja dan penuh semangat.

Silaturahmi juga akan menjaganya dari kematian yang jelek.

“Barangsiapa ingin dipanjangkan umur nya, diluaskan rezekinya dan dijauhkan dari mati dalam kejelekan, maka hen daklah ia bertakwa kepada Allah, dan menyambung kekeluargaan.” (HR Ahmad dan Al-Bazzaar dari Ali bin Abi Thalib).

Baca Juga  Rahasia Satu Amalan yang Dapat Membawamu Ke Syurga

Silaturahmi juga menjauhkan kita dari hal-hal yang tidak disenangi dan ditakuti.

Dari Anas ra, Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Sesungguhnya dengan sedekah dan silaturahmi, Allah menambah umur sese orang dan menjauhkannya dari mati dalam kejelekan serta menghindar kannya dari sesuatu yang tidak disukai dan ditakuti.” (HR Abu Ya’la).

Di lain hadist, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah akan memakmur kan negeri suatu kaum dan menumbuh kan perekonomiannya serta tidak me mandang mereka dengan kebencian sejak mereka diciptakan.”

Para sahabat kemudian bertanya, “Bagai mana bisa terjadi yang demikian itu wahai Rasulullah?”

Jawab beliau, “Karena mereka menyambung kekeluargaan mereka.”
(HR Thabrani dengan isnad Hasan dan Al-Hakim).

Rasulullah SAW juga pernah ditanya seo rang Arab dusun tentang amalan yang dapat mendekatkannya ke surga dan menjauhkannya dari neraka.

Rasulullah SAW lalu menjawab bahwa amalan itu adalah menyambung kekeluargaan.

Allah SWT berfirman :

– (QS QS Ar-Ra’d 19-21 dan 25)

“Adakah yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tu hanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.”

Baca Juga  Ini Doa dalam Alquran Agar Anak kita Shalih dan Saliha

“Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang nemperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).”

– (QS Muhammad Ayat 22-23)

“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?”

” Mereka itulah orang-orang yang dilak nati Allah dan ditulikan-Nya telinga me reka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.”Wallahu a’lam bishshawab

__________

Sumber bacaan:

Yusuf Abdullah Daghfaq, “Wanita Bersiaplah ke Rumah Tangga”, Gema Insani Press, 1992.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close