Menu

Mode Gelap

Pesantren dan Pendidikan · 12 Mar 2022 08:28 WIB

Tekan Angka Stunting, Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Siap Mengabdi Untuk Desa Ngoro Mojokerto


					Tim KKN Tematik 110 UPN Veteran Jawa Timur saat Kunjungan survey dengan kepala desa Ngoro Suryo Prihatono dan sekretaris desa Yoyok Hadi Wiranto bertempat di balai desa setempat. Selasa (8/3/2022) (Foto. Dokumentasi Risalah.id). Perbesar

Tim KKN Tematik 110 UPN Veteran Jawa Timur saat Kunjungan survey dengan kepala desa Ngoro Suryo Prihatono dan sekretaris desa Yoyok Hadi Wiranto bertempat di balai desa setempat. Selasa (8/3/2022) (Foto. Dokumentasi Risalah.id).

RISALAH.ID, MOJOKERTO – Sejumlah Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur yang tergabung dalam tim KKN Tematik 110 siap melakukan KKN Tematik Merdeka belajar dengan skema stunting di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Sebelum terjun langsung, tim KKN Tematik 110 melakukan pertemuan atau Kunjungan survey dengan kepala desa Ngoro

Suryo Prihatono dan sekretaris desa Yoyok Hadi Wiranto bertempat di balai desa setempat. Selasa (8/3/2022).

Saat pertemuan tersebut, pihak pemdes Ngoro menyambut baik dan menyampaikan kesiapannya untuk membantu segala kebutuhan selama KKN berlangsung.

BACA JUGA:  Resmi Dilantik, KNPI Pamekasan Canangkan Program Dinda

“Desa tentu mengijinkan dan untuk menunjang kegiatan kkn ini, pastinya terdapat data-data yang dibutuhkan, nah silahkan sebutkan apa yang yang saudara butuhkan” ujar bapak Yoyok saat ditemui di balai desa Ngoro.

Zidan, ketua kelompok KKN Tematik 110 mengatakan, dari kunjungan survey itu, tim KKN Tematik 110 mendapatkan data-data yang berkaitan dengan stunting seperti kondisi geografis, demografis, ekonomi dan fasilitas publik di wilayah desa Ngoro.

Dikatakannya, Pemilihan desa Ngoro sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik dengan skema stunting dikarenakan adanya angka stunting yang masih cukup tinggi di daerah Ngoro.

BACA JUGA:  Kejaksaan Pamekasan Minta Inspektorat Lakukan Audit DD/ADD Desa Ceguk

“Lebih mudah (mendapatkan datanya) karena desa juga kooperatif” kata Zidan, ketua kelompok KKN Tematik 110.

Selain itu karena survey dilaksanakan bertepatan dengan adanya kegiatan posyandu, tim KKN Tematik 110 juga berkesempatan untuk berbincang-bincang langsung dengan para kader posyandu sekaligus menanyakan perihal kegiatan apa saja yang dilakukan oleh posyandu.

Saat ditanya tim KKN Tematik 110, salah satu kade posyandu yaitu bu Warsih menjawab, Kegiatan posyandu selama ini fokus menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, dan untuk yang pengukuran tinggi badan biasanya dilakukan 1 tahun 2x.

BACA JUGA:  Bupati Jember Berikan Arahan untuk 248 Supir Ambulan Desa

“Semoga dengan adanya KKN Tematik MBKM dengan tema ‘desa bebas stunting’ ini maka dapat membantu menekan angka stunting di desa Ngoro” tutup Zidan.

Untuk diketahui, KKN Tematik Merdeka Belajar ini akan berlangsung selama 6 bulan dengan implementasi lapangan selama 1 bulan dimulai dari tanggal 21 Maret 2022.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pacu Semangat, Mahasiswa IIA AL-Khairat Pamekasan Gelar Praktek Enterpreneur

28 Juni 2022 - 15:27 WIB

Tekankan Kerjasama, Rektor IAIN Madura Lantik 59 Pejabat

22 Juni 2022 - 13:45 WIB

Membanggakan, Siswa Ponpes Matsaratul Huda Jadi Juara Umum MTQ Pamekasan

17 Juni 2022 - 09:20 WIB

Sebatas Simbolis, Bupati Baddrut Tamam Diangggap PHP Guru Ngaji Pamekasan

15 Juni 2022 - 09:54 WIB

Pelantikan IKA PMII Jatim Bakal Dipenuhi Tokoh Nasional dan Kepala Daerah

11 Juni 2022 - 11:35 WIB

Sekretaris Ansor Jatim Ditunjuk Jadi Komisaris PT Indofarma

2 Juni 2022 - 11:32 WIB

Trending di Pesantren dan Pendidikan