Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 9 Jun 2022 13:52 WIB

Pegawai Disperindag Pamekasan Diduga Tilep Rp 1,7 Miliar dari Retribusi Pasar


					Gerakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseperindag) Pamekasan, Kamis (09/06/22). Perbesar

Gerakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseperindag) Pamekasan, Kamis (09/06/22).

RISALAH.ID, PAMEKASAN – Gerakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseperindag) Pamekasan, Kamis (09/06/22).

Mereka mendesak oknum pejabat Disperindag Pamekasan mengembalikan dugaan kerugian Rp 1,7 Miliar ke kas negara.

Ach Junaidi Korlap Aksi mengatakan, Disperindag Kabupaten Pamekasan telah melakukan tindakan merugikan keuangan negara dari distribusi pasar.

“Pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini dianggap bocor telah merugikan semua pihak,” katanya.

Kebocoran PAD retribusi pasar itu telah merugikan masyarakat. Khususnya para penjual, pedagang polo ijo, pedagang sapi, penyewa toko, penyewa keos, dan penyewa toko grosir.

BACA JUGA:  Aktivis Persoalkan Rekrutmen Honorer Pemkab Pamekasan Tahun 2020

Ia menyebutkan, mafia pasar memang tersetruktur secara masif di Disperindag Kabupaten Pamekasan. Sehingga banyak temuan yang terjadi karena alur pendapatan retrebusi di setiap pasar tidak optimal dan tidak terakomodir.

“Sebab pemungutan retribusi tidak berdasarkan standar operasting prosedur (SOP), Perda maupun Perbup. Sehingga ada dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan pasar di Kabupaten Pamekasan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Ratusan Siswa SMKN 1 Pamekasan Ikuti Suntik Vaksin

Dalam tuntutannya, GAM JATIM menuntut Bupati Pamekasan segera mutasi Kepala Disperindag Pamekasan yang tak berkompeten di bidang Perindustrian Dan Perdagangan.

Selain itu, GAM Jatim juga mendesak tangkap oknum pejabat yang malakukan dugaan tindak pidana korupsi dana retribusi pasar yang murni dari uang rakyat.

“Segera kembalikan uang rakyat yang telah ditelikung oleh oknum pejabat Disperindag.

Apabila tuntutan kami dalam kurun waktu 7×24 jam tidak ada tanggapan maka dipastikan kami akan melapor ke pihak yang berwenang,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Bupati Pamekasan : Pak Wabup itu Orangnya Ikhlas dan Pejuang

Kepala Disperindag Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, malah audit yang dilakukan BPK RI itu berdasarkan permintaanya kepada Inspektorat Pamekasan. Inspektorat Pamekasan menindaklanjuti permohona kepala Disperindag untuk diteruskan ke BPK RI.

“Malah saya yang meminta audit ke Inspektorat tahun 2020. Inspekatorat melanjutkan ke BPR RI Jawa Timur,” ujarnya.

Grafis Kerugian Retribusi Pasar Disperindag Pamekasan

Tahun 2020 : 480.816.290,00

Tahun 2018 : 89.505.000,00

Tahun 2017 : 506.787.300,00

Jumlah Total: (1.077.108.590,00)

Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Marak Rokok Bodong, Aktivis Pamekasan Demo Bea Cukai Madura

4 Agustus 2022 - 12:12 WIB

Janggal dari Awal, Proyek Nasional di Pamekasan Terus Mendapatkan Sorotan

3 Agustus 2022 - 19:02 WIB

Proyek Kanstin di Pamekasan Beda Metode, Ada yang Digali dan Cuma Ditempel

1 Agustus 2022 - 16:03 WIB

Anggarkan Rp. 32 Miliar, Polres Pamekasan Bangun Satlantas Baru

1 Agustus 2022 - 12:42 WIB

Pasca Kepergok Selingkuh, Kades di Pamekasan Ditetapkan Tersangka

29 Juli 2022 - 15:00 WIB

Terbengkalai, PT Tri Adyjayamix Tak Lanjutkan Pekerjaan Preservasi Jalan di Pamekasan

29 Juli 2022 - 11:09 WIB

Trending di Peristiwa