Menu

Mode Gelap

Politik dan Pemerintahan · 12 Jun 2022 11:19 WIB

Tarik Ulur, P3K Soroti Molornya Perubahan AKD DPRD Pamekasan


					Basri Ketua Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) Pamekasan soroti keterlambatan perubahan AKD DPRD Pamekasan. (Foto. Dokumentasi Risalah.id) Perbesar

Basri Ketua Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) Pamekasan soroti keterlambatan perubahan AKD DPRD Pamekasan. (Foto. Dokumentasi Risalah.id)

RISALAH.ID, PAMEKASAN – Lembaga Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) kabupaten Pamekasan menyorot terkait molornya pergantian struktur alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Pamekasan.

Basri ketua P3K Pamekasan sangat menyayangkan atas keterlambatan dan tarik ulur pelaksanaan perubahan AKD itu. Seharusnya, DPRD Pamekasan menggelar pergantian AKD pada bulan Maret atau April lalu.

“Kemarin sempat ramai bulan Mei, Tetapi hingga memasuki pertengahan bulan Juni belum juga digelar,” katanya.

Basri menilai, molornya perubahan AKD itu diduga karena belum selesainya konsolidasi dan lobi-lobi di tingkat partai dan fraksi yang ada. Sebab, komposisi AKD juga menjadi perebutan para partai dan fraksi.

BACA JUGA:  Kasatlantas Polres Pamekasan Ingatkan Pengemudi Truk Tertib Lalulintas

Seharusnya, AKD segera digelar dan tuntas. Sehingga tidak berakibat dan berefek pada agenda DPRD yang lain. Terutama yang berkaitan dengan pelaksana APBD tahun 2022 dan persiapan pembahasan APBD UN untuk 2023.

“Jika AKD sudah tuntas, Dewan sudah semestinya melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2023 yang dilaksanakan pada bulan 6 ini,” Katanya.

Ibas sapaannya mendesak, agar DPRD Pamekasan segera menggelar perubahan AKD. Ia khawatir, jika AKD terus molor dan tarik ulur akan terbengkalai pada APBD yang berujung pada adanya SiLPA (sisa lebih perhitungan anggaran).

BACA JUGA:  Fattah Jasin Dicalonkan Wabup, Partai Pengusung Berbaur Disebut Krisis Kader Pemimpin

“Nanti akan terjadi SiLPA lagi seperti pada tahun sebelumnya. Seperti APBD 2018 yang mencapai Rp511 miliar pada tahun 2019 sekitar Rp 200 miliar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Pamekasan Masrukin mengatakan Pihaknya menjadwalkan perubahan AKD pada tanggal 14 Juni 2022 esok. Usai perubahan AKD, akan dilaksanakan pergantian ketua DPRD Pamekasan.

Perubahan struktur dalam AKD meliput pimpinan komisi dan badan yang ada. Badan tersebut meliputi; Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

BACA JUGA:  6 Desa di Kecamatan Pademawu Ikuti Pilkades Serentak Tahun 2021

Diketahui, tiga fraksi telah mengajukan surat perubahan ketua yaitu; Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Nasdem Amanat Nasional.

Fraksi PPP DPRD Pamekasan akan dipimpin oleh Fathor Rohman. Fraksi Demokrat akan dipimpin langsung oleh ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pamekasan Ismail.

Sementara Fraksi Nasdem Amanat Nasional akan dijabat oleh Abdulhaq, ketua DPC PAN Pamekasan.

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kasus Dana Hibah, Dear Jatim Demo Kantor UPT DPU Bina Marga Pamekasan

23 Juni 2022 - 17:59 WIB

Dipimpin AHY, Elektabilitas Partai Demokrat Terus Naik Hingga Capai 11,6 Persen

21 Juni 2022 - 18:39 WIB

Ketua Fraksi Demokrat Pamekasan Minta Pemerintah Tidak Gegabah Soal Penghapusan Tenaga Honorer

15 Juni 2022 - 18:39 WIB

Aktivis Pamekasan Desak Pergantian Pimpinan DPRD Didahulukan, Baru AKD

14 Juni 2022 - 17:16 WIB

Diduga Masuk Angin, Demo Dugaan Tindak Pidana Korupsi DBHCHT Pamekasan Gagal

14 Juni 2022 - 14:55 WIB

Menuju Digitalisasi 100%, Lamongan Pesatkan Digitalisasi Pelayanan

9 Juni 2022 - 14:24 WIB

Trending di Politik dan Pemerintahan