Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 14 Jun 2022 12:52 WIB

Demo Pengadaan Sarung, Aktivis Nilai Sebagai Alat Kampanye Bupati Pamekasan Baddrut Tamam


					Puluhan aktivis melakukan demontrasi yang tergabung dalam Garakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) ke kantor Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Selasa (14/06/2022). Perbesar

Puluhan aktivis melakukan demontrasi yang tergabung dalam Garakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) ke kantor Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Selasa (14/06/2022).

RISALAH.ID, PAMEKASAN. Puluhan aktivis melakukan demontrasi yang tergabung dalam Garakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) ke kantor Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Selasa (14/06/2022).

Demo tersebut berkaitan dengan pengadaan sarung seharga 800 juta lebih pada bulan ramadhan lalu.

Sarung tersebut diberikan kepada beberapa orang pada IdulFitri dengan diberikan gambar Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Koordinator aksi Junaidi mengatakan, bahwa pengadaan sarung dengan anggaran 813.750.000,00 dan tambahan 38.500.000 dinilai tidak tepat sasaran. Sebabnya, ia menilai tidak sedikit ASN yang menerima bingkisan itu.

BACA JUGA:  Kecelakaan Mobi vs Sepeda di Pamekasan, Satu Pengendara Tewas

Selain itu, bantuan sarung kepada masyarakat yang melalui anggaran Kesra tersebut diklaim bantuan Bupati Pamekasan Badrut Tamam. bahkan bantuan tersebut dalam pembelanjaanya tidak sesuai

dengan spesifikasi dan nilai harga satuan sehingga ada indikasi kerugian uang negara yang sangat signifikan.

BACA JUGA:  Adu Moncong Mobil vs Sepeda di Pamekasan, Pemuda Asal Sumenep Tewas

“Yang jelas kepentingan bantuan tersebut hanya sebagai alat politik Bupati Pamekasan,” Katanya.

Atas alasan itu, aktivis mendesak agar Inspektorat Daerah segera melakukan pengawasan dan telaah bahkan pemanggilan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) & Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dilingkungan KESRA Kabupaten Pamekasan.

“karena ada indikasi main mata dalam pengadaan sarung yang dimenangkan lelang oleh CV. PERSADA UTAMA,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pemuda dan Nelayan Desa Tanjung Pamekasan Dirikan Posko Penolakan Pengeboran Migas

Demo tersebut langsung ditemui oleh Abrori selaku Kabag Kesra Sekdakab Pamekasan dan Sigit Priyono selaku asisten kesejahteraan masyarakat Pamekasan.

Dihadapan masa aksi, Sigit Priyono mengklaim bahwa pengadaan sarung tersebut sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Sebab, pengadaan itu sudah melalui proses yang panjang.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Marak Rokok Bodong, Aktivis Pamekasan Demo Bea Cukai Madura

4 Agustus 2022 - 12:12 WIB

Janggal dari Awal, Proyek Nasional di Pamekasan Terus Mendapatkan Sorotan

3 Agustus 2022 - 19:02 WIB

Proyek Kanstin di Pamekasan Beda Metode, Ada yang Digali dan Cuma Ditempel

1 Agustus 2022 - 16:03 WIB

Anggarkan Rp. 32 Miliar, Polres Pamekasan Bangun Satlantas Baru

1 Agustus 2022 - 12:42 WIB

Pasca Kepergok Selingkuh, Kades di Pamekasan Ditetapkan Tersangka

29 Juli 2022 - 15:00 WIB

Terbengkalai, PT Tri Adyjayamix Tak Lanjutkan Pekerjaan Preservasi Jalan di Pamekasan

29 Juli 2022 - 11:09 WIB

Trending di Peristiwa