Menu

Mode Gelap

Pesantren dan Pendidikan · 15 Jun 2022 09:54 WIB

Sebatas Simbolis, Bupati Baddrut Tamam Diangggap PHP Guru Ngaji Pamekasan


					Simbolis, Bupati Pamekasan, Badrut Tamam berikan bantuan guru ngaji saat Safari Ramadan 1443 Hijriah Selasa (12/4/2022). Perbesar

Simbolis, Bupati Pamekasan, Badrut Tamam berikan bantuan guru ngaji saat Safari Ramadan 1443 Hijriah Selasa (12/4/2022).

RISALAH.ID, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dianggap melakukan pembohongan publik terkait pemberian insentif guru ngaji sebesar 600 ribu.

Alasannya, bantuan itu hingga saat ini belum cair. Padahal, secara simbolis sudah lama diserahkan oleh Baddrut Tamam saat safari Ramadhan 1443 Hijriah lalu.

Junaidi Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM-JATIM) mendesak Pemkab Pamekasan segera merealisasikan dan mencairkan bantuan itu. Sebabnya, para guru ngaji sudah lama memproses buku rekening sebagaimana yang diminta.

BACA JUGA:  Safari Ramadan, Ansor Batumarmar Gelar Khotmil Qur'an untuk Pendiri NU

“Berikan bukti nyata, jangan hanya sebatas simbolis dan agenda foto-foto. Buku rekening guru ngaji sudah siap,” katanya saat melakukan demontrasi di kantor Pamekasan Pamekasan.

Bantuan guru ngaji itu dikelola oleh Kesra Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2022 dengan jumlah 6.666 guru ngaji dan besaran bantuan 600 ribu.

Dikatakannya, seharusnya Pemkab tidak lelet dalam bekerja, padahal dalam program ini sudah mempunyai pendamping di masing-masing kecamatan.

BACA JUGA:  Beraksi Malam Hari, Pencuri Sepeda Motor di Puskesmas Palengaan Terekam CCTV

Junaidi menilai, Pemkab memang sengaja mengulur dan memperlambat pencairan. Sehingga dana bantuan yang besar itu bisa di deposit ke bank dan menghasilkan profit atau bunga yang besar.

“Jangan jadikan guru ngaji sebagai alat untuk mendapatkan profit. Kita tahu berapa bunganya jika anggaran itu didepositokan ke bank,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Empat Organisasi Jurnalis Pamekasan Kecam Pelaku Kekerasan Wartawan di Surabaya

Sementara itu, Sigit Priyono sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pamekasan mengatakan, bahwa Pemkab tidak mengulur dan memperlambat pencairan bantuan itu. Hanya saja terkendala beberapa guru ngaji yang belum mempunyai rekening.

Pihaknya berjanji, dalam bulan ini bantuan itu akan segera cair ke masing-masing rekening guru ngaji. “Pencairan terkendala rekening. Yang sudah ada rekeningnya, bulan akan cair,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pacu Semangat, Mahasiswa IIA AL-Khairat Pamekasan Gelar Praktek Enterpreneur

28 Juni 2022 - 15:27 WIB

Tekankan Kerjasama, Rektor IAIN Madura Lantik 59 Pejabat

22 Juni 2022 - 13:45 WIB

Membanggakan, Siswa Ponpes Matsaratul Huda Jadi Juara Umum MTQ Pamekasan

17 Juni 2022 - 09:20 WIB

Pelantikan IKA PMII Jatim Bakal Dipenuhi Tokoh Nasional dan Kepala Daerah

11 Juni 2022 - 11:35 WIB

Sekretaris Ansor Jatim Ditunjuk Jadi Komisaris PT Indofarma

2 Juni 2022 - 11:32 WIB

LLDIKTI Wilayah Jatim Resmikan Gedung Pascasarjana Universitas Madura

29 Maret 2022 - 11:21 WIB

Trending di Pesantren dan Pendidikan