Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 29 Jun 2022 14:47 WIB

Beri Bantuan Hukum, Kejaksaan Pamekasan Hadirkan Rumah Restorasi Justice untuk Masyarakat


					Mukhlis kepala Kejaksaan Pamekasan bersama Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin saat peresmian Rumah Restoratif Justice (RRJ) di Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan. Rabu (15/06/22). Perbesar

Mukhlis kepala Kejaksaan Pamekasan bersama Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin saat peresmian Rumah Restoratif Justice (RRJ) di Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan. Rabu (15/06/22).

RISALAH.ID, PAMEKASAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pamekasan meresmikan Rumah Restoratif Justice (RRJ) di Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan. Rabu (15/06/22).

Launching Rumah Restorative Justice dipimpin langsung oleh Mukhlis kepala Kejaksaan Pamekasan dan jajarannya, Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin, 13 Camat dan dari unsur kepala desa.

Mukhlis Kajari Pamekasan mengatakan, Rumah Restorative Justice merupakan suatu pendekatan yang menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.

Dikatakannya, Restorative Justice merupakan penyelesaian perkara tindak pidana, dengan melibatkan pelaku, keluarga pelaku, korban, dan keluarga korban, dan pihak lain untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan melakukan pemulihan.

BACA JUGA:  PN Pamekasan Vonis Satu Bulan Pelaku Penganiayaan Soal Sengketa Nurul Hikmah

“Rumah Restorative Justice merupakan tindak lanjut dari Peraturan Jaksa Agung nomor 15 tahun 2020 tentang suatu pendekatan yang lebih menitikberatkan pada terciptanya keadilan dan keseimbangan,” katanya.

Selain itu, Restorative Justice hadir untuk memberikan bantuan hukum terhadap masyarakat dan pelayanan hukum secara gratis. Baik yang berkaitan dengan hukum pidana ataupun perdata.

Orang nomer satu di korp Adiyaksa Pamekasan itu menyampaikan harapannya terkait dengan diresmikannya RRJ tersebut, masyarakat Kabupaten Pamekasan sadar akan hukum dan lebih mengenal perbuatan-perbuatan yang dikategorikan melanggar hukum.

BACA JUGA:  Polres Pamekasan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba

“sehingga nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dapat membawa kedamaian dan ketenteraman bagi kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin, menyampaikan, sangat mengapresiasi kehadiran Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Kabupaten Pamekasan.

Ia menilai, dengan adanya Rumah Keadilan itu, masyarakat diharapkan dapat semakin sadar hukum, taat hukum, dan penyelesaiannya lebih mudah.

“Saya kira ini terobosan yang sangat luar biasa, dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Pamekasan, dengan disediakannya Rumah Restorative Justice, dengan konsep yang sangat menarik yaitu penyelesaian kasus-kasus pidana bisa di luar pengadilan, dengan syarat-syarat tertentu,” katanya.

BACA JUGA:  Sudah Ditangkap, Polres Pamekasan Lepas Satu Pelaku Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mendukung program Restorative Justice oleh Kejari, sebagai upaya memberikan rasa adil dan nyaman ke masyarakat. Ia pun berharap seluruh elemen bisa aktif dan berpartisipasi dengan adanya Rumah Restoratif Justice (RRJ).

“Jika ada permasalahan hukum, bisa diselesaikan di RRJ ini, untuk mencari alternatif keadilan, sehingga masyarakat bisa lebih sadar hukum, dan situasi masyarakat, sosialnya semakin baik,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Diduga Dikorupsi, Dana BTT Tahun 2020 dan 2021 BPBD Jatim Dilaporkan ke kejaksaan

20 Juli 2022 - 14:10 WIB

Minta Uang 80 Juta, Oknum Wartawan di Pamekasan Kena OTT

19 Juli 2022 - 16:00 WIB

Diduga Asal Dikerjakan, Proyek Beton Rp. 25 Miliar di Pamekasan Dibongkar

19 Juli 2022 - 10:20 WIB

Aktivis Soroti Dugaan Korupsi Dana Belanja Tidak Terduga Miliaran Rupiah di BPBD Provinsi Jatim

18 Juli 2022 - 14:12 WIB

Setelah di cek, Polsek Larangan Pamekasan Pastikan Info Begal di Sosmed itu Hoax

16 Juli 2022 - 12:19 WIB

Gabungan LSM Demo Kejati Jatim, Tuntut Tetapkan Tersangka Kasus Dana Hibah LPJU dan Dana Covid-19 Tahun 2020

5 Juli 2022 - 15:36 WIB

Trending di Hukum & Kriminal