Doha, 2 April 2025
Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) mengeluarkan pernyataan darurat menyerukan dukungan global bagi warga Gaza yang sedang menghadapi kekerasan berat. Dalam pernyataan tersebut, mereka mengutuk tindakan agresif pemerintah Israel yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu, yang diklaim telah melampaui batas dengan melancarkan pembunuhan massal terhadap wanita dan anak-anak, menggunakan senjata mematikan, serta menerapkan blokade yang mengakibatkan kelaparan, kehausan, dan penyakit.
IUMS menyerukan kepada umat Islam dan masyarakat internasional untuk segera bertindak melalui berbagai langkah yang mencakup aksi militer, ekonomi, dan diplomasi guna menghentikan agresi tersebut. Seruan juga ditujukan kepada para khatib untuk mendedikasikan khutbah Jumat mendatang , tanggal 4 April 2025, sebagai momentum untuk mendukung Gaza dan menyoroti kejahatan internasional ini.
Isi Seruan Utama
- Dukungan Pemerintah
Pemerintah negara-negara Muslim diminta untuk memanfaatkan segala bentuk upaya, baik militer, ekonomi, maupun diplomatik, untuk menghentikan kekerasan di Gaza. IUMS juga mendesak Amerika Serikat agar memainkan peran dalam menghentikan agresi yang terjadi. - Khutbah Jumat Khusus
Para imam dan khatib di seluruh dunia diimbau untuk menjadikan khutbah Jumat mendatang sebagai kesempatan untuk mengecam kekerasan terhadap warga Gaza dan mendesak umat untuk memberikan dukungan, baik secara moral maupun material. - Aksi Global Damai
IUMS mengajak umat Muslim di seluruh dunia untuk menggelar aksi damai seusai shalat Jumat, menyampaikan solidaritas mereka kepada warga Gaza di tempat umum, dengan tetap menjaga keamanan dan kedamaian dalam setiap aksi. - Kolaborasi Organisasi Islam
Organisasi Islam di seluruh dunia, termasuk di negara-negara seperti Yordania, Turki, Malaysia, dan Pakistan, diharapkan dapat menyelenggarakan kegiatan untuk memberi tekanan politik dan menyediakan bantuan kemanusiaan kepada warga Gaza. - Partisipasi Organisasi Internasional
IUMS juga meminta organisasi hak asasi manusia, pengacara, dan parlemen internasional untuk mengadakan aksi protes dan memberikan tekanan hukum terhadap pelaku kejahatan di Gaza. Selain itu, dokumentasi pelanggaran yang terjadi penting dilakukan sebagai bukti untuk memperjuangkan keadilan.
Dalam pernyataannya, IUMS juga menegaskan kewajiban moral dan religius umat Islam untuk mendukung Palestina sesuai dengan ajaran Islam yang mengajarkan solidaritas dan keadilan.
Penutup Pernyataan
IUMS mengapresiasi semua usaha global yang dilakukan untuk mendukung Gaza dan berharap agar umat Islam tetap bersatu dan kuat dalam menghadapi tantangan ini. Dalam pernyataan yang ditutup dengan doa, IUMS mengingatkan bahwa perjuangan ini adalah bagian dari upaya menegakkan keadilan bagi mereka yang tertindas.