YERUSALEM, 27 April 2026 — Cuplikan yang dipublikasikan platform Palestina pada Senin dini hari menunjukkan pasukan pendudukan menangkap pemuda-pemuda Palestina saat menggerebek Kamp Qalandia, utara Yerusalem yang diduduki, di mana mereka melancarkan kampanye penangkapan.
Video tersebut mendokumentasikan tentara Israel menangkap para pemuda dengan tangan terikat di belakang punggung. Seorang tentara terlihat menendang pintu sebuah bangunan tempat tinggal dengan keras, di tengah penyebaran intensif pasukan infanteri di lorong-lorong sempit kamp, dan kelanjutan penggerebekan kendaraan militer.
Media lokal melaporkan bahwa salah satu dari mereka yang ditangkap tentara pendudukan di Kamp Qalandia adalah mantan tahanan Arafat Ya’qub. Media juga melaporkan bahwa militer Israel mengirimkan bala bantuan ke kamp tersebut, dan bahwa pasukan pendudukan telah mengubah sebuah rumah di kamp itu menjadi barak militer setelah memaksa penghuninya meninggalkannya secara paksa.
Pada Minggu malam, seorang warga Palestina terluka akibat tembakan tentara Israel di dekat tembok pemisah, utara Yerusalem. Berbagai wilayah di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem, telah menyaksikan peningkatan serangan pemukim dan penggerebekan tentara Israel sejak Oktober 2023.
Serangan tentara dan pemukim di Tepi Barat sejak tanggal itu telah mengakibatkan sedikitnya 1.154 warga Palestina tewas sebagai syahid, sekitar 11.750 lainnya terluka, dan hampir 22.000 orang ditangkap, menurut data resmi Palestina.
Sumber: Al Jazeera




