JAKARTA — Badan Diplomasi dan Pembinaan Luar Negeri (BDPLN) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama dengan pengurus BDPLN dan Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Luar Negeri yang akan berlangsung pada Jumat hingga Ahad (13-15/02/2026) di Hotel Aston Jakarta.
Pada arahannya, Ketua DPP PKS BDPLN Muhammad Arfian menyebut bahwa kegiatan raker ini bertujuan untuk menyelaraskan kinerja untuk mewujudkan visi misi dan program PKS dalam kepengurusan 2025-2030.
“Kita sengaja melakukan raker untuk menyelaraskan pemahaman kita terhadap visi misi dan program-program yang akan dijalankan oleh DPP PKS sehingga kita bisa berbagi tugas, teman-teman yang di BDPLN seperti apa dan di PIP seperti apa,” ujar Arfian.
Ia juga menekankan adanya perubahan nama dari sebelumnya Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri menjadi Badan Diplomasi dan Pengembangan Luar Negeri. Hal ini menunjukkan adanya harapan besar untuk melaksanakan diplomasi.
“Ini menunjukkan adanya keinginan partai untuk menguatkan eksistensinya dalam melaksanakan diplomasi dan kerjasama dengan pihak-pihak di luar negeri untuk kemaslahatan bangsa dan negara dan terus melakukan kajian-kajian,” lanjutnya.
Sementara itu, disebutnya PIP partai di luar negeri pada perubahan AD ART terbaru menandakan keseriusan PKS untuk menjadikan PIP ini sebagai basis diplomasi, penyebaran informasi, dan pelayanan partai di luar negeri.
Pada kegiatan ini, hadir secara langsung pengurus BDPLN DPP PKS dan juga perwakilan PIP PKS dari sembilan negara yaitu Australia, Malaysia, Pakistan, Jepang, Jerman, Arab Saudi, Mesir, Korea Selatan, dan Kuwait.
Sumber : PKS.id




