CIREBON – Dewan Syariah Pusat (DSP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan Supervisi Pembinaan DSP PKS ke Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Jawa Barat pada Sabtu (31/10/2026). Mengusung tema “Mengokohkan Peran DSW dalam Mengawal Nilai Islam Rahmatan Lil Alamin”, acara ini berlangsung khidmat dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB di Cirebon.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DSW dan Dewan Etik Daerah (DED) se-Jawa Barat, serta dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Tinggi Wilayah (DPTW) PKS Jawa Barat.
Acara diawali dengan sambutan dari Sekretaris DSP PKS, KH. Mahmud Mahfud, Lc., M.H. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan pentingnya agenda ini sebagai instrumen pengawasan, pembinaan, dan pengarahan agar seluruh program dewan syariah di daerah berjalan secara terukur.
“Acara ini merupakan sarana pengawasan, pembinaan, dan pengarahan dari DSP agar kegiatan-kegiatan dewan syariah dapat berjalan sesuai rencana, standar, dan tujuannya,” ujar KH. Mahmud Mahfud.
Harapan besar terhadap penguatan peran Dewan Syariah juga disampaikan oleh anggota DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, S.S., M.Si. Beliau menekankan perlunya adaptasi dan pendekatan yang relevan dalam membina kader di era modern.
“Dewan Syariah diharapkan dapat terus melakukan edukasi kesyariahan kepada para kader yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman,” tegas Netty.
Sementara itu, KH. Muslih Abdul Karim, M.A. dalam Taujih Syariah menegaskan pentingnya kehadiran struktur dewan syariah di tengah anggota dan masyarakat luas. Menurutnya, Dewan Syariah harus semakin kokoh dalam membersamai dan membimbing masyarakat agar senantiasa teguh memegang nilai-nilai syariat Islam.
Guna meperkuat tata kelola organisasi, para peserta yang terdiri dari DED dan DSW se-Jabar mendapatkan pembekalan kembali mengenai AD/ART serta Tata Kelola DSP, DSW, dan DED yang disampaikan langsung oleh KH. Iman Santoso, Lc., M.EI.
Acara dilanjutkan dengan paparan presentasi Hasil Kuesioner Pemetaan DSW Jabar yang disajikan oleh Dr. Nandar Sunandar, M.Si. untuk memberikan gambaran obyektif pemetaan struktur di wilayah Jawa Barat.
Rangkaian pembinaan ini diakhiri dengan sesi Liqa’ Maftuh (forum terbuka) untuk menyerap aspirasi dari pengurus DSW dan DED se-Jawa Barat. Sesi diskusi interaktif ini dipandu oleh Ustadz Abdullah Khaidir bersama Tim DSP PKS.





