Pertanyaan:
Apa sebenarnya rahasia-rahasia di balik rangkaian ibadah haji?
Jawaban Yang Mulia Syekh:
Bismillah, walhamdulillah, wash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du.
Apabila kita memahami bahasa simbolik—sebuah bahasa yang istimewa karena universalitasnya dan keluasannya—maka akan mudah bagi kita untuk memahami banyak rahasia dari rangkaian manasik haji dan amalannya.
Apakah hakikat ihram, yang merupakan manasik pertama, jika bukan sebagai pelepasan diri dari syahwat dan hawa nafsu; menahannya dari segala sesuatu selain Allah; dan mengarahkan pikiran sepenuhnya kepada kebesaran-Nya?
Apakah talbiyah, jika bukan sebagai kesaksian jiwa atas pelepasan diri ini, serta atas komitmen untuk taat dan patuh kepada perintah Allah?
Apakah tawaf setelah pelepasan diri, jika bukan sebagai putaran hati di sekitar kesucian Allah; seperti gerak seorang pecinta yang tengah asyik di hadapan Sang Kekasih Yang Memberi Nikmat—yang nikmat-nikmat-Nya tampak, namun hakikat-Nya tak dapat dijangkau?
Apakah sa’i setelah tawaf, jika bukan sebagai bolak-balik di antara dua bukit ilmu rahmat, untuk mencari ampunan dan keridaan?
Apakah wukuf setelah sa’i, jika bukan sebagai pengorbanan jiwa dalam kekhusyukan, dengan hati yang penuh rasa takut, tangan yang terangkat penuh harap, lisan yang sibuk berdoa, dan harapan yang tulus kepada Zat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih?
Apakah lontar jumrah setelah langkah-langkah yang menyinari hati dengan cahaya Tuhan mereka, jika bukan sebagai simbol pelecehan dan penghinaan terhadap faktor-faktor kejahatan dan bisikan-bisikan jiwa; dan sebagai simbol fisik atas kesungguhan tekad dalam mengusir hawa nafsu yang merusak individu maupun kelompok?
Apakah penyembelihan—yang merupakan penutup dalam jenjang pendakian menuju maqam kesucian dan kemurnian—jika bukan sebagai penumpahan darah keburukan dengan tangan yang telah kokoh kekuatannya dalam membangun kebajikan, serta sebagai simbol pengorbanan dan penebusan di hadapan tentara-tentara Allah yang suci lagi baik?
Wallahu a’lam.
Sumber: Al-Qaradawi




