GAZA, 29 Maret 2026 — Enam warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan udara Israel pada dini hari Minggu yang menargetkan dua pos pemeriksaan keamanan yang dikelola Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) di Kawasan Al-Mawasi, barat Kota Khan Younis, Gaza selatan.
Serangan ini merupakan pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan mulai berlaku pada 10 Oktober 2025—lebih dari lima bulan lalu.
Menurut petugas medis, pesawat Israel menyerang dua pos pemeriksaan polisi di Khan Younis, mengakibatkan tewasnya tiga anggota kepolisian dan tiga warga sipil, termasuk seorang gadis remaja, serta melukai empat orang lainnya, demikian dilaporkan kantor berita Reuters.
Sementara itu, kantor berita Anadolu mengutip sumber medis yang menyatakan bahwa serangan Israel menewaskan enam warga Palestina—tiga anggota polisi dan tiga warga sipil—dengan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Sejak perjanjian gencatan senjata dengan Hamas mulai berlaku pada November 2025, tentara pendudukan Israel telah menewaskan lebih dari 680 warga Palestina dan melukai 1.876 lainnya.
Sejak dimulainya perang gabungan Amerika Serikat-Israel melawan Iran sebulan lalu, tentara pendudukan Israel telah menewaskan sedikitnya 50 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan di Jalur Gaza.
Jumlah korban tewas warga Palestina akibat serangan Israel kini telah melampaui 72.000 orang sejak perang dilancarkan terhadap Hamas pada 7 Oktober 2023, menyusul Operasi Al-Aqsa Flood.
Sumber: Al Jazeera





