Tentara Israel pada Sabtu lalu menggempur sebuah desa di selatan Suriah dengan tembakan artileri dan kemudian melancarkan aksi penembakan ke kawasan pemukiman dalam sebuah infiltrasi darat terpisah, demikian dilaporkan stasiun TV Alikhbaria.
Serangan artileri Israel menghantam pinggiran Desa Abidin yang terletak di Provinsi Daraa bagian barat. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan materiil.
Desa Abidin berada di kawasan Cekungan Yarmouk, Daraa barat, dan wilayah ini sudah berulang kali menjadi sasaran tembakan artileri Israel sepanjang bulan September lalu.
Selain serangan udara dan artileri, pasukan Israel juga menerobos masuk ke area sebelah barat Desa Sayda al-Hanout di Provinsi Quneitra selatan dengan membawa dua tank serta sejumlah kendaraan militer, lalu melepaskan tembakan ke arah pemukiman warga.
Israel terus melakukan berbagai bentuk pelanggaran di wilayah kedaulatan Suriah sejak runtuhnya rezim Assad pada akhir 2024.
Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa sempat mengangkat isu ini dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Beliau mengungkapkan bahwa sejak akhir tahun 2024, Israel telah melancarkan sekitar 500 serangan udara dan artileri, lebih dari 1.200 kali penyerobotan darat, serta menangkap dan menahan kurang lebih 300 warga.
Sumber: Anadolu





