Sembilan belas orang tewas dan 364 lainnya luka-luka akibat serangan kelompok Houthi Yaman di sejumlah bandara Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara Internasional Abha. Pernyataan ini disampaikan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi pada Kamis.
Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, dalam konferensi pers yang disiarkan oleh saluran TV berita Saudi, Alekhbariya, mengungkapkan bahwa intensitas serangan Houthi ke wilayah Kerajaan Arab Saudi meningkat pesat sejak awal Oktober. Eskalasi militer dari kelompok yang bersekutu dengan Iran ini sebenarnya sudah dimulai sejak Juli lalu.
Al-Maliki menjelaskan bahwa Bandara Internasional King Khalid di Riyadh telah menjadi sasaran 20 kali serangan Houthi sejak awal Oktober. Rangkaian serangan yang terjadi antara 7 hingga 11 Oktober di bandara tersebut menyebabkan 17 orang tewas dan 333 orang luka-luka.
Sementara itu, serangan yang menerjang Bandara Internasional Abha di wilayah Asir, bagian barat daya Arab Saudi, memakan dua korban jiwa dan melukai 28 orang.
Berdasarkan data koalisi, tiga orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dalam serangan yang menargetkan Bandara Internasional King Abdullah di wilayah Jazan, bagian barat daya.
Menurut sumber resmi pemerintah Arab Saudi, sebanyak lima bandara di negara tersebut, termasuk bandara utama di Riyadh, diserang Houthi sejak 5 Oktober. Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, serangan-serangan ini juga mengakibatkan kerusakan material serta gangguan lalu lintas udara.
Sumber: Anadolu





