Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengatakan bahwa Mesir akan mengambil tindakan apa pun untuk melindungi Arab Saudi. Ia juga menyerukan parlemen untuk segera mengadakan sidang darurat guna mengesahkan hal tersebut jika langkah itu diperlukan.
Menurut Al-Ahram Gate, Sisi menambahkan bahwa “Mesir siap melakukan tindakan apa pun yang diminta oleh Arab Saudi untuk mempertahankan keamanan dan kedaulatannya,” seraya menambahkan: “Kami berdiri teguh untuk melindungi dan membela tanah air saudara-saudara kami di Teluk.”
Sisi melanjutkan: “Kita harus mengakui kebaikan yang ditunjukkan oleh saudara-saudara kita di Teluk, Arab Saudi, UEA, dan Kuwait, dan kami berterima kasih kepada mereka atas dukungan mereka kepada Mesir setelah tahun 2013,” seraya mencatat bahwa “dukungan saudara-saudara kita di Teluk untuk Mesir memainkan peran penting dalam memulihkan kemampuan negara Mesir.”
Pernyataan itu disampaikan saat Sisi menghadiri upacara wisuda angkatan baru dari Akademi Militer Mesir di ibu kota administratif baru, pada hari Sabtu, di mana ia meminta akademi tersebut untuk “memberikan penghormatan militer kepada saudara-saudara kita di Teluk”.
Tahun 2013, saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Panglima Angkatan Bersenjata Mesir itu melakukan kudeta berdarah untuk menggulingkan pemerintahan demokratis yang dipimpin oleh Presiden Mohamed Morsi. Disinyalir, UEA, Saudi dan negara teluk lainnya berada di belakang kudeta berdarah itu.
Sumber: CNN Arabic.




