GAZA, 17 Mei 2026 — Dua warga Palestina tewas sebagai syahid pada hari Minggu dan lainnya terluka dalam pemboman Israel di Jalur Gaza. Sementara itu, pasukan pendudukan melepaskan tembakan secara intensif di selatan Kota Khan Younis dan Lingkungan Al-Tuffah, timur Gaza.
Kompleks Medis Nasser melaporkan bahwa seorang warga Palestina tewas sebagai syahid dan lainnya terluka dalam pemboman drone Israel di pusat Kota Khan Younis, Gaza selatan. Sebuah sumber dari layanan ambulans dan gawat darurat mengatakan bahwa seorang syahid gugur dan lainnya terluka dalam serangan drone Israel di Kamp Jabalia, Gaza utara, pada Minggu dini hari. Sementara itu, sumber di rumah sakit Gaza melaporkan bahwa 11 syahid dan lebih dari 60 korban luka jatuh akibat serangan Israel di Kota Gaza dan Gaza utara sejak Sabtu malam.
Sementara itu, daerah selatan Kota Khan Younis menyaksikan tembakan intensif dan pemboman artileri oleh pasukan pendudukan Israel yang menargetkan bangunan tempat tinggal, menurut koresponden Al Jazeera. Koresponden juga melaporkan tembakan intensif dari drone Israel ke arah rumah-rumah warga di timur Lingkungan Al-Tuffah.
Serangan terhadap Kendaraan Sipil
Pada Sabtu malam, dua warga Palestina tewas dan tiga lainnya terluka akibat pemboman yang dilancarkan drone pendudukan Israel terhadap sebuah mobil di Kota Gaza, menurut sumber-sumber Anadolu. Pertahanan Sipil Gaza mengatakan bahwa para syahid dan korban luka jatuh akibat pemboman Israel yang menargetkan sebuah kendaraan sipil di dekat Menara Al-Wihdah di Jalan Al-Shifa, barat Kota Gaza.
Serangan ini merupakan bagian dari pelanggaran Israel yang terus berlanjut terhadap perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Melalui pemboman dan tembakan, pendudukan telah menewaskan lebih dari 870 orang dan melukai sekitar 2.543 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan.
Sejak gencatan senjata diberlakukan, Israel telah menarik diri secara parsial dari berbagai wilayah di Gaza ke posisi-posisi baru di dalam Gaza, yang kemudian dikenal sebagai area “Garis Kuning.” Garis ini mencakup lebih dari 50 persen wilayah Gaza, menurut pengakuan tentara pendudukan Israel.
Sumber: Al Jazeera





