GAZA, 14 Mei 2026 — Empat warga Palestina tewas sebagai syahid dan lainnya terluka pada hari Kamis akibat pemboman dan tembakan yang dilakukan pasukan pendudukan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza.
Sumber setempat melaporkan bahwa beberapa warga Palestina tewas dan lainnya terluka ketika pesawat pendudukan menargetkan sekelompok warga di Jalan Al-Nuzhah, Jabalia al-Balad, Gaza utara. Sumber-sumber tersebut mengonfirmasi bahwa pemuda Tamer Iyad al-Mutawwaq tegas sebagai syahid dalam pemboman Israel di Jabalia, dua hari setelah ayahnya juga tewas sebagai syahid.
Sebelumnya, seorang warga Palestina tewas sebagai syahid ketika sebuah drone Israel (quadcopter) menjatuhkan bom ke arahnya di Jalan Gaza Lama, Jabalia al-Balad. Hassan Hamid Abed juga tewas sebagai syahid akibat luka yang dideritanya dari tembakan penembak jitu Israel di depan sebuah klinik UNRWA di Kamp Jabalia, Gaza utara.
Seorang warga Palestina terluka akibat tembakan pasukan pendudukan di Daerah Al-Salatin, barat Beit Lahia. Dua lainnya terluka dalam pemboman Israel di dekat Bundaran Bani Suhaila, timur Khan Younis, Gaza selatan. Pasukan pendudukan juga membongkar sejumlah rumah di timur Kota Gaza, bersamaan dengan pemboman artileri yang menargetkan utara kota.
Pemboman Artileri
Di Gaza tengah, tank-tank Israel melepaskan tembakan ke timur Kamp Bureij, sementara Kota Juhor ad-Dik menjadi sasaran pemboman artileri. Berbagai wilayah di Jalur Gaza juga menyaksikan pemboman artileri dan tembakan dari kendaraan pendudukan pada Kamis dini hari, serta operasi pembongkaran rumah-rumah warga.
Jumlah korban tewas akibat perang Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 72.744 syahid dan 172.588 luka-luka.
Pelanggaran Israel terus berlangsung sejak 11 Oktober 2025 hingga hari ke-217, termasuk pemboman udara dan artileri, tembakan dari kendaraan militer, operasi pembongkaran rumah dan fasilitas sipil, serta penargetan daerah pemukiman, tenda-tenda pengungsi, dan pusat-pusat penampungan.
Sumber: Al Jazeera





