GAZA, 21 Mei 2026 — Empat warga Palestina tewas sebagai syahid dan lainnya terluka pada hari Kamis akibat tembakan pendudukan Israel di Jalur Gaza, menurut kantor berita WAFA. Sementara itu, tim medis mengevakuasi jenazah seorang warga Palestina yang tewas sebagai syahid akibat tembakan pendudukan beberapa hari lalu di daerah Al-Qarara, timur laut Kota Khan Younis.
WAFA melaporkan bahwa seorang warga Palestina tewas sebagai syahid dan lainnya terluka ketika sebuah drone quadcopter milik pendudukan menjatuhkan bom ke arah sekelompok warga Palestina di Proyek Beit Lahia, Gaza utara. Dua lainnya tewas sebagai syahid akibat tembakan tentara pendudukan di dalam area kendali mereka di Al-Mawasi, Kota Rafah. Orang keempat tewas sebagai syahid akibat tembakan pendudukan di kota Al-Qarara, timur laut Khan Younis, Gaza selatan.
Seorang warga Palestina juga terluka ketika sebuah drone pendudukan menjatuhkan bom di dekat Kamp Halawah bagi para pengungsi di Jabalia al-Balad, Gaza barat laut.
Evakuasi Jenazah
Di Gaza selatan, tim ambulans mengevakuasi dua jenazah warga Palestina dari area penyebaran tentara Israel di dekat Bundaran Al-Alam di Al-Mawasi, Kota Rafah. Sumber medis di Rumah Sakit Nasser mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kedua syahid itu adalah pengemudi truk bantuan, yang tewas akibat tembakan tentara Israel beberapa hari lalu. Rincian insiden tersebut masih belum jelas.
Tim medis juga mengevakuasi jenazah seorang warga Palestina yang tewas sebagai syahid akibat tembakan tentara Israel beberapa hari lalu di daerah Al-Qarara, timur laut Khan Younis, tanpa menyebutkan detailnya.
Pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata, yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, terus berlanjut. Melalui pemboman dan tembakan, 881 warga Palestina telah tewas sebagai syahid dan 2.621 lainnya terluka.
Kesepakatan itu dicapai setelah dua tahun genosida yang dimulai Israel pada 7 Oktober 2023, dengan dukungan AS. Genosida berlangsung kemudian dalam berbagai bentuk, dan mengakibatkan lebih dari 72.000 syahid dan lebih dari 172.000 luka-luka warga Palestina, serta kehancuran besar yang melanda 90 persen infrastruktur sipil.
Sumber: Al Jazeera





