TEHERAN/TEL AVIV, 9 Maret 2026 — Eskalasi dramatis terjadi di Timur Tengah setelah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan rudal generasi baru ke arah Tel Aviv, hanya beberapa jam setelah pengumuman resmi Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, menggantikan ayahnya Ali Khamenei yang tewas dalam serangan gabungan Israel-AS pada 28 Februari lalu.
Televisi pemerintah Iran mengumumkan bahwa “gelombang ke-30 Operasi Janji Sejati 4” telah dilaksanakan dengan sukses penuh. Kantor berita resmi Iran mengonfirmasi bahwa peluncuran rudal ke wilayah pendudukan ini dilakukan segera setelah penunjukan pemimpin baru.
Korban dan Kerusakan di Israel
Media Israel melaporkan keadaan siaga tinggi di seluruh negeri setelah pecahan rudal dilaporkan jatuh di wilayah perkotaan. Layanan ambulans Israel mengonfirmasi bahwa seorang warga Israel terluka dalam kondisi sedang akibat pecahan rudal di Kota Rishon LeZion, selatan Tel Aviv.
Surat kabar Haaretz mengutip pernyataan polisi Israel yang menyatakan bahwa kerusakan di Rishon LeZion disebabkan oleh “bom fragmentasi” dan bukan pecahan rudal pencegat. Korporasi Penyiaran Israel (KAN) melaporkan bahwa gelombang rudal Iran terbaru ini mencakup rudal fragmentasi yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan maksimum di area target.
Militer Israel mengklaim telah berhasil mencegat sejumlah rudal, namun sebagian besar pecahan tetap jatuh di wilayah Israel.
Serangan Balasan Israel dan AS
Sebagai respons, militer Israel mengumumkan dimulainya gelombang serangan baru yang menargetkan “infrastruktur milik rezim teroris Iran” di Iran tengah. Ini adalah pertama kalinya Israel secara terbuka mengakui serangan di jantung wilayah Iran sejak pemimpin baru ditunjuk.
Sebelumnya, militer Israel juga melaporkan telah menyerang markas besar angkatan udara IRGC di pusat Kota Teheran. Serangan ini dilakukan bersamaan dengan operasi militer terhadap Hizbullah di Lebanon.
Sementara itu, militer AS mengumumkan kematian seorang personel militernya yang ketujuh, akibat luka yang diderita dalam serangan balasan awal Iran seminggu yang lalu. Pengumuman ini muncul sehari setelah Presiden Trump menghadiri upacara pemulangan jenazah enam personel lainnya ke Amerika Serikat.
Janji IRGC kepada Pemimpin Baru
IRGC mengeluarkan pernyataan resmi pada hari Senin yang menyatakan kesetiaannya kepada pemimpin tertinggi baru. “Di bawah komando Mojtaba Khamenei, kami akan membuat Amerika, Israel, dan musuh-musuh lainnya menyesal telah menyerang Iran,” bunyi pernyataan tersebut.
Dengan kedua belah pihak saling melancarkan serangan di jantung wilayah masing-masing, konflik yang memasuki minggu kedua ini menunjukkan tanda-tanda akan terus meningkat tanpa akhir yang jelas di depan mata.
Sumber: Al Jazeera





